Duel Catur, Dewa Kipas Dilibas Grandmaster Irene Sukandar

Terutama untuk orang2 yang mensupport dirinya ketika masalah beserta Dewa Kipas diawali. Maka itu, PB Percasi harus naikkan momentum untuk memperkukuh pembinaan catur internasional. Seperti diketahui, GothamChess sempat menutup terusan penonton Indonesia pada kanal YouTubenya. Memutus dilakukan setelah kebijakan deklarasi media sosial nun milik GothamChess diserbu netizen Indonesia beserta perundungan dan tuturan kebencian.

Rozman menyebut ada bingkai bagus dan bingkai buruk dalam festival yang digelar pada studio podcast milik Deddy Corbuzier tersebut. Ketika waktu tercokoh Irene Sukandar tercecer sekitar enam menit, sementara Dadang Subur tujuh menit, ke-2 pemain masih belum memakan bidak bermitra. “Dari dua bengkak ini, Dadang Subur terlihat tipikal tokoh yang mengandalkan possesion dan tidak tergesa-gesa menyerang, ” perintah Chelsie Monica.

Pada kenyataannya, rezeki Gotham Chess sedianya tidak seapes ini. Tak bisa dimungkiri, Gotham Chess sedianya sangat diuntungkan di polemik catur ini. Hal tersebut menyampaikan kesan bahwa Gotham Chess adalah kelompok yang paling dirugikan, atau setidaknya mengelokkan tidak diuntungkan di pusaran polemik skak ini. Levy seakan masih menyimpan penyesalan karena Dewa Kipas tidak mengakui jika dirinya curang.

Pada awal pertandingan, GM Irene yang memiliki buah hitam luang ketinggalan waktu. Akan tetapi di pertengahan tanding, Dewa Kipas balik kehilangan bidak gaja. Usai pertandingan, Levy yang kalah memperoleh dukungan dari penontonnya di Twitch. Kemudian banyak yang menyiangi akun Dewa Kipas dan tak periode kena banned per Chess. com. Maka, bisa dikatakan tertahan Dadang Subur guna mengalahkan Gotham Chess sebenarnya bisa selalu terjadi. Lantas terpesona benarkah ada muslihat atau tidak, hingga saat ini kacung tersebut belum terjawab.

Catur dewa kipas

Festival persahabatan antara GMW Irene Kharisma mengikuti Dewa Kipas tersebut digelar dengan potongan empat babak. Ke-2 pemain bergantian memakai bidak putih serta hitam dengan selingan antar babak lima menit. Permainan Dadang Subur alias ”Dewa Kipas” saat dikalahkan IM Irene Kharisma Sukandar dibedah ahli dari Percasi.